Saturday, August 5, 2017
Download Contoh SK Sekolah Aman PAUD
Download Contoh SK Sekolah Aman PAUD
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Berdasarkan paparan Aplikasi PAUD Dikmas Tahun 2017, bahwasannya terdapat di dalam 3.1.0 Ditjen PAUD Dikmas nantinya akan terdapat beberapa menu pembaruan maupun perbaikan fitur dalam aplikasi Dapodik PAUD untuk entry data Dapodik PAUD pada semester 1 (ganjil) tahun pelajaran 2017/2018. Salah satunya adalah pada “Menu Lembaga” akan ditambahkan pembaruan berupa penambahan Sekolah Aman dan penambahan Anggota Panitia Sekolah Aman.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan adalah sebagai salah satu dasar untuk membentuk tim pencegahan tindak kekerasan di lingkungan Sekolah. Ini bertujuan dalam meningkatkan penyelenggaraan pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan perlu dilakukan upaya pencegahan, penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan sekolah. SK Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan guna mewujudkan sistem organisasi yang terstruktur dan sistematis sebagai wujud komitmen bersama.
Dalam pengarsipan dan pelaporan nya SK Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah ini wajib di inputkan pada data pokok pendidikan atau Dapodik PAUD versi 3.1.0. Contoh SK Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah ini kami bagikan sebagai referensi dalam pembuatan dan pembentukan Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah.
Silahkan klik : DOWNLOAD DISINI
binapaud.blogspot.com | 05 Agustus 2017
Dapodik PAUD Versi 3.1.0 Tahun Pelajaran 2017/2018
Dapodik PAUD Versi 3.1.0 Tahun Pelajaran 2017/2018
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Dapodik PAUD 2017 untuk Awal Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan Versi Terbaru 3.1.0 bisa kita dapatkan pada halaman resmi dapo.paud-dikmas.kemdikbud.go.id. Mari kita lihat perubahan yang ada pada Versi terbaru ini dari versi sebelumnya, yaitu sebagai berikut :
1. Lembaga
Ø [Pembaruan] Penambahan sekolah aman
Ø [Pembaruan] Penambahan anggota panitia sekolah aman
2. Sarpras
Ø [Pembaruan] Keterangan pada input kondisi
Ø [Pembaruan] Penambahan persentase tingkat kerusakan
3. PTK
Ø [Pembaruan] Penambahan Referensi Kepercayaan Kepada Tuhan YME & perubahan label menjadi Agama dan Kepercayaan
Ø [Pembaruan] Penambahan Menu NPWP
Ø [Pembaruan] Penambahan Riwayat Jabatan Pendidik/Tenaga Kependidikan, Kompetensi & Riwayat Karir Guru
4. Peserta Didik
Ø [Pembaruan] Penambahan NIK Ayah dan Ibu
Ø [Pembaruan] Penambahan Kesejahteraan Peserta Didik pada data rinci
Tentang cara penginstallan Dapodik PAUD Terbaru Versi 3.1.0 silahkan Download Paparan nya pada Link ini :
binapaud.blogspot.com | 05 Agustus 2017
Gratis Download Muatan Ajar TK Kelompok A Kurikulum 2013 Terbaru
Gratis Download Muatan Ajar TK Kelompok A Kurikulum 2013 Terbaru
INFORMASI BINA PAUD | Kualitas pembelajaran anak usia dini dapat diukur dan ditentukan oleh sejauh mana kegiatan pembelajaran dapat mengubah perilaku anak ke arah yang sesuai dengan tujuan kompetensi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, Guru PAUD diharapkan mampu merancang, mengembangkan, dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, dan perkembangan anak.
Muatan pembelajaran PAUD umumnya dirumuskan atas dasar Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) PAUD lengkap dengan indikator PAUD. Bagi ayah bunda yang ingin materi / muatan pembelajaran TK-A (usia 4-5 tahun) sesuai Kurikulum 2013 PAUD
Silahkan Download hanya klik “DISINI”
binapaud.blogspot.com | 05 Agustus 2017
Sunday, June 11, 2017
Modul Guru Pembelajar Taman Kanak Kanak
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Pengembangan profesionalitas guru melalui program Guru Pembelajar merupakan upaya peningkatan kompetensi untuk semua guru. Sejalan dengan hal tersebut, pemetaan kompetensi guru telah dilakukan melalui uji kompetensi guru (UKG) untuk kompetensi pedagogik dan profesional pada akhir tahun 2015. Hasil UKG menunjukkan peta kekuatan dan kelemahan kompetensi guru dalam penguasaan pengetahuan. Tindak lanjut pelaksanaan UKG diwujudkan dalam bentuk pelatihan guru paska UKG melalui program Guru Pembelajar. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai agen perubahan dan sumber belajar utama bagi peserta didik. Program Guru Pembelajar dilaksanakan melalui pola tatap muka, daring (online), dan campuran (blended) tatap muka dengan online.
Baca juga : Kriteria Ideal Guru Taman Kanak-kanak
Adapun perangkat pembelajaran yang dikembangkan tersebut adalah modul untuk program Guru Pembelajar tatap muka dan Guru Pembelajar daring untuk semua mata pelajaran dan kelompok kompetensi. Dengan modul ini diharapkan program Guru Pembelajar memberikan sumbangan yang sangat besar dalam peningkatan kualitas kompetensi guru.
Untuk para Guru Taman Kanak Kanak atau TK, merupakan unduhan lengkap yang bunda-bunda TK untuk mempelajarinya lebih awal dalam GP atau Guru Pembelajar. Kedalaman materi dan pemetaan kompetensi dalam modul ini disusun menjadi sepuluh kelompok kompetensi. Setiap modul meliputi pengembangan materi kompetensi pedagogik dan profesional bagi Guru Taman Kanak-kanak.
Judul-judul modul yang disusun sebagai berikut;
(1) Karakteristik Tumbuh Kembang Anak Usia Dini,
(2) Teori Bermain dan Perkembangan Anak Taman Kanak-kanak,
(3) Kurikulum dan Program Pembelajaran di Taman Kanak-kanak,
(4) Strategi Pengembangan Pembelajaran di Taman Kanak-kanak,
(5) Teknologi Informasi dalam Pembelajaran di Taman Kanak-kanak,
(6) Sumber Belajar dan Materi Pembelajaran di Taman Kanak-kanak,
(7) Komunikasi Efektif di Taman Kanak-kanak,
(8) Penilaian di Taman Kanak-kanak,
(9) Penelitian Tindakan Kelas di Taman Kanak-kanak, (10) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru Taman Kanak-Kanak.
Silahkan unduh modul guru pembelajar bagi guru TK pada link dibawah ini.
Kelompok kompetensi A sampai dengan J
wahanainfopendidikan.blogspot.com | 12 Juni 2017
Friday, June 9, 2017
Kriteria Ideal Guru Taman Kanak-kanak
Guru Paud Sedang Mengajar di ruangan kbm
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Guru-guru taman kanak-kanak (TK) selain harus memiliki modal kerja untuk mendidik murid, juga idealnya memenuhi kriteria tertentu. Soal perlunya modal kerja ini, silakan pembaca memeriksa artikel lain dalam laman ini juga berjudul Modal Kerja Guru Taman-kanak. Berikut kriteria ideal guru TK yang saya coba adaptasikan dari buku Pengembangan Anak Usia Taman Kanak-kanak, karya Agus F. Tangyong dkk., terbitan Gramedia, 1988.
Guru TK yang paling ideal adalah seorang profesional yang terdidik dan terlatih baik, serta memiliki pengalaman yang kaya di bidangnya. Pengertian terdidik adalah mereka yang memiliki bekal pendidikan formal. Idealnya, guru TK minimal berpendidikan strata 1 dalam bidang apa pun. Namun tak berarti mereka yang berpendidikan setingkat SMP atau SMA tak dibolehkan mengajar murid TK, karena pada dasarnya yang dibutuhkan adalah kemampuannya yang setingkat sarjana Strata 1, bukan ijazahnya.
Memang faktanya sebagian besar guru pendidikan anak usia dini, termasuk di dalamnya guru TK, belum sarjana. Berdasarkan data yang diungkapkan Direktur Pembinaan PAUD Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemdikbud Ella Yulaelawati seperti dikutip laman beritasatu.com, jumlah tenaga kependidikan PAUD saat ini sebanyak 588.475.
Dari jumlah itu, sebanyak 22.972 berlatar belakang pendidikan SMP dan 289.762 SMA. Kemudian, lulusan diploma sebanyak 75.678 dan S1 sebanyak 196.181 orang. Selanjutnya, guru dan tenaga kependidikan lulusan S2 terdapat 3.882 orang.
Kriteria lain, terlatih dengan baik. Guru TK haruslah seorang yang menguasai tehnik mendidik, memiliki pengetahuan tentang cara-cara mendidik, maupun membuat rancangan kegiatan (mingguan dan harian) dan mampu mengorganisasikan kelas. Ia juga mengetahui cara menghadapi berbagai macam permasalahan anak, mulai dari perkelahian antar anak sampai dengan menggiatkan kelompok belajar.
Guru-guru TK niscaya membutuhkan pelatihan-pelatihan untuk mampu mendidik anak-anak usia TK. Pelatihan-pelatihan ini menyangkut penguasaan kurikulum, pengetahuan tentang kompetensi dasar yang mesti dibekalkan ke anak didik, metode-metode yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan kurikulum, dan lain-lain. Pelatihan yang paling dibutuhkan tentu saja materi bermain sebagai metode untuk penanaman nilai-nilai yang diharapkan disemaikan dalam jiwa anak-anak TK.
Kriteria lain, pengalaman yang kaya di bidangnya. Mereka yang sudah lama menjadi guru TK pasti akan lebih lihai dalam menghadapi murid-murid yang masih berusia dini ini, dibanding para guru pemula. Bagaimana cara menangani anak yang pemberontak, perengek, pengganggu dan lain-lain? Pengalaman yang panjang karena itu diharapkan meningkatkan kompetensi guru TK untuk menjalankan tugasnya.
Kriteria lain, kecintaan yang tulus pada anak, berminat pada perkembangan anak, bersedia mengembangkan potensi yang dimiliki anak, hangat dalam bersikap dan bersedia bermain dengan anak. Kata kuncinya di sini: mencintai anak. Jika rasa cinta pada anak-anak sudah muncul di dalam hatinya, maka sikap-sikap berikutnya akan mengikut, seperti memperhatikan, memedulikan, bersimpati, berempati, sikap hangat, dan seterusnya.
Guru TK adalah guru yang konsisten sekaligus luwes dan lincah dalam menghadapi kebutuhan, minat dan kemampuan anak.
Kriteria guru yang ideal belum tentu dapat dipenuhi oleh seorang guru TK, namun yang penting adalah usaha ke arah itu. *
Ditulis : Nugroho, aktifis pendidikan
binapaud.blogspot.com | 10 Juni 2017
Tuesday, June 6, 2017
Reorientasi Pendidikan Dasar
Pendidikan dasar yang benar-benar berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
WAHANA INFORMASI PENDIDIKAN DAN GURU | Pemerintah daerah harus konsisten dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) tahun 2014 – 2019, terutama dengan merevitalisasi pendidikan dasar dan pendidikan vokasi. Kedua jenjang pendidikan tersebut menjadi modal utama bagi pemerintah dalam upaya melahirkan generasi unggul berkarakter. Adapun untuk menyukseskan agenda besar itu, perluasan akses pendidikan dasar dan menengah menjadi sebuah keniscayaan. Selain itu pembenahan distribusi serta perbaikan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan pun perlu dilakukan sesegera mungkin. Hal itu diungkapkan oleh Mendikbud Muhajjir Effendy di kantor Kemendikbud beberapa waktu lalu (“Pikiran Rakyat”, 24/05/2017).
Pernyataan Mendikbud di atas seakan mengingatkan kita akan pesan yang pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan para mahasiswa Indonesia di Belanda sekitar setahun yang lalu. Saat itu Presiden mengusulkan agar 60 sampai dengan 70 persen materi pelajaran di Sekolah Dasar (SD) diarahkan pada pembangunan karakter peserta didik. Pembentukan karakter yang dilakukan sejak dini diyakini akan mampu merubah mental bangsa ini menjadi lebih baik.
Apa yang disampaikan oleh Presiden maupun Mendikbud tersebut sebenarnya bukan hal yang baru. Sejak Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD dihapuskan, orientasi pembelajaran pun (seharusnya) mengalami pergeseran. Dalam hal ini membiasakan siswa untuk senantiasa melakukan perbuatan baik serta menanamkan kecintaan mereka terhadap dunia belajar seharusnya lebih dikedepankan daripada memaksa mereka untuk menguasai seluruh materi yang tercantum dalam kurikulum.
Namun, pergeseran orientasi pembelajaran tersebut nampaknya akan sulit diimplementasikan. Setidaknya ada tiga tantangan yang harus dihadapi oleh sekolah dalam upaya merealisasikan pendidikan karakter sesuai amanat presiden tersebut. Pertama, keberpihakan kurikulum. Pemberlakuan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) untuk tiap mata pelajaran secara tidak langsung telah menyempitkan makna maupun tujuan pendidikan yang sebenarnya, khususnya pada jenjang pendidikan dasar. Anak dianggap berhasil mencapai ketuntasan belajar apabila mereka mampu mengerjakan soal-soal di atas kertas. Sedangkan hal-hal lain yang berkaitan dengan kepribadian seperti ketaatan mereka dalam beribadah maupun pengamalan norma-norma sosial justru tidak mendapatkan porsi yang semestinya. Kedua, kesiapan sekolah lanjutan. Kenyataan menunjukkan, nilai akademik masih dijadikan pertimbangan utama oleh sekolah-sekolah lanjutan (SMP) untuk menerima calon siswa baru dari Sekolah Dasar. Adapun karakter maupun perilaku siswa kurang begitu mendapatkan perhatian. Akibatnya, tujuan pembelajaran di Sekolah Dasar pun lagi-lagi sebatas untuk mendapatkan nilai akademik setinggi-tingginya demi mendapatkan kursi di sekolah lanjutan (unggulan).
Ketiga, partisipasi orangtua. Rendahnya tingkat partisipasi orangtua menjadi persoalan tersendiri dalam upaya melahirkan generasi unggul berkarakter. Gaya hidup masyarakat “modern” dimana tidak hanya ayah yang bekerja di luar rumah, mengakibatkan proses pendidikan pun berjalan secara parsial.
Untuk dapat mengimplementasikan pendidikan karakter di Sekolah Dasar, diperlukan sinergi yang baik antara pemerintah, sekolah dan orangtua. Sebagai pemegang regulasi pemerintah diharapkan mampu memainkan perannya dalam merancang sebuah kurikulum pendidikan dasar yang benar-benar berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Selain itu aturan yang diberlakukan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP pun hendaknya memperhatikan karakter ataupun perilaku peserta didik pada jenjang sebelumnya.
Adapun orangtua hendaknya menyadari betapa pentingnya peran mereka dalam melanjutkan pendidikan karakter yang dilakukan oleh guru di sekolah. Menciptakan lingkungan kondusif yang mendukung tumbuhnya karakter anak merupakan kewajiban yang harus dilakukan. Dengan demikian, pendidikan karakter di Sekolah Dasar pun benar-benar dapat terlaksana dan tidak hanya sebatas wacana.
*) Ditulis oleh Ramdan Hamdani, S.Pd
wahanainfopendidikan.blogspot.com | 7 Juni 2017
Monday, June 5, 2017
Video Media Pembelajaran PAUD Gratis
video media pembelajaran PAUD gratis
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Salam PAUD bagi yahnda dan bunda.........
Bagi yahnda dan bunda pendidik di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini / PAUD yang ingin memilikiMedia Pembelajaran berupa Video untuk dalam Proses Pembelajaran di Kelas, disini kami memberi kan bahan video tersebut.
Disini kami menyajikan ada beberapa video sebagai bahan pembelajaran, untuk mendownload.
silahkan langsung klik judul video di bawah ini :
1. AYO BEKERJA
6. HEMAT
7. AYO BERAMAL
Selamat menonton !
binapaud.blogspot.com | 06 Juni 2017
Unduh Syarat Usul SK Inpassing Guru Bukan PNS
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Salam yahnda dan bunda PAUD........
Pemberian kesetaraan jabatan dan pangkat bagi Guru bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) yang selanjutnya disebut Pemberian Kesetaraan bagi GBPNS adalah pengakuan terhadap kualifikasi akademik, masa kerja, dan sertifikat pendidik yang dimiliki guru bukan pegawai negeri sipil yang diformulasikan dengan menggunakan angka kredit, jabatan, dan pangkat yang setara dengan angka kredit, jabatan, dan pangkat pada jabatan fungsional guru pegawai negeri sipil Guru bukan pegawai negeri sipil (GBPNS) adalah guru pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Tujuan dari Pemberian Kesetaraan bagi GBPNS adalah :
1. Menetapkan kesetaraan jabatan dan pangkat GBPNS sesuai dengan peraturan perundangundangan.
2. Menjadi acuan/rujukan bagi guru, pengelola pendidikan, penyelenggara pendidikan, tim penilai, dan pihak lain yang berkepentingan dalam pelaksanaan pengusulan dan pemrosesan penetapan angka kredit GBPNS
3. Menjadi acuan/rujukan bagi GBPNS untuk memenuhi kewajiban dan haknya terkait dengan pemberian tunjangan profesi.
Adapun sebagai persyaratan Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil silahkan :
binapaud.blogspot.com | 05 Juni 2017
Download Kisi Kisi Materi PLPG Guru Kelas TK/PAUD/RA Tahun 2017
Kisi-kisi plpg guru kelas TK/PAUD/RA Tahun 2017
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2017 menggunakan hasil verifikasi Calon Peserta Tahun 2016 dan calon dibagi menjadi dua kelompok berikut :
1. Calon peserta dengan status verifikasi tahun 2016 adalah
sudah disetujui A1, diambil sesuai kuota. Selanjutnya
status verifikasi sekarang bagi kelompok ini disebut
peserta.
2. Peserta Tidak Lulus PLPG dengan status akhir selain TL
(Tidak Lulus) dan GTA (Gugur Tanpa Alasan). Status
verifikasi sekarang kelompok ini disebut calon peserta.
Pendidikan Pelatihan Profesi Guru / PLPG di Tahun 2017 untuk Sertifikasi Guru Kelas Taman Kanak Kanak / PAUD / RA kami informasikan dan kami bagikan Kisi Kisi PLPG 2017 lebih awal, guna mempersiapkan rekan yahnda dan bunda dalam mengikuti Diklat Profesi Guru 2017.
Dengan persiapan yang matang dengan jauh-jauh hari mempersiapkannya bagi yahnda dan bunda sangat mungkin akan lebih mudah dalam memenuhi target Kelulusan Sertifikasi Guru yang pada Tahun 2017 minimal nilai UTN adalah 80, tentunya target ini harus dicapai agar sertifikat pendidik bisa diterima sehingga menjadi Guru yang benar-benar Profesional sesuai dengan harapan.
Berikut ini kami akan bagikan Kisi Kisi Materi PLPG Tahun 2017 untuk Guru TK / PAUD / RA Kode Mapel 020 silahkan klik dibawah ini :
binapaud.blogspot.com | 05 Juni 2017
Buku Panduan Simpeg Web
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Berdasarkan Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang perubahan atas Undang-undang Pokok-pokok Kepegawaian khususnya pasal 34 ayat (2), pemerintah merharapan perlu adanya penyelenggaraan dan pemeliharaan informasi kepegawaian.
Untuk mendukung kebijaksanaan tersebut, Sistem Informasi Manajemen Kepgawaian(SIMPEG) mulai dikembangkan pd lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Daerah beberapa tahun terakhir ini.
Hal ini menmaka sangat penting dalam rangka mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan pemberdayaan aparatur pemerintah baik pd Pusat maupun Daerah sesuai esensinya.
IPDN sebagai komponen Kemendagri jg bukan terlepas dari pengembangan sumber daya manusia. SIMPEG yaitu pelaksanaan yg membantu dalam hal administrasi kepegawaian (pencatatan data, penggolongan, penggajian) serta memiliki kemampuan khusus kita melakukan simulasi promosi pegawai.
Download Buku Panduan Simpeg Web bisa didownload pada link dibawah :
Download : handbook_simpegweb.pdf (5024 kali)
binapaud.blogspot.com | 05 Juni 2017
Panduan Penggunaan Aplikasi Simpeg Web
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Siang teman-teman Operator Sekolah (OPS) dimanapun anda berada tanpa terkecuali, kali ini saya akan memposting cara mengisi pelaksanaan simpeg, sekarang ini sedang ramai dengan pengerjaan pelaksanaan simpeg (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian).
Download klik di bawah ini :
simpeg
Berdasarkan Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang perubahan atas Undang-undang Pokok-pokok Kepegawaian khususnya pasal 34 ayat (2), pemerintah merharapan perlu adanya penyelenggaraan dan pemeliharaan informasi kepegawaian. Untuk mendukung kebijaksanaan tersebut, Sistem Informasi Manajemen Kepgawaian(SIMPEG) mulai dikembangkan pd lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Daerah beberapa tahun terakhir ini. Hal ini menmaka sangat penting dalam rangka mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan pemberdayaan aparatur pemerintah baik pd Pusat maupun Daerah sesuai esensinya.
IPDN sebagai komponen Kemendagri jg bukan terlepas dari pengembangan sumber daya manusia. SIMPEG yaitu pelaksanaan yg membantu dalam hal administrasi kepegawaian (pencatatan data, penggolongan, penggajian) serta memiliki kemampuan khusus kita melakukan simulasi promosi pegawai. SIMPEG ini telah disesuaikan dengan Kepmendagri No.17 Tahun 2000 dan antara terdiri dari:
simpeg
• modul Data Induk Pegawai
• modul Data Pelatihan
• modul Promosi Jabatan
• modul Tkamu Jasa
• modul Data Mutasi
• modul Data Cuti
• modul Data Hukuman
• modul Laporan
Pengaturan lebih lanjut mengenai SIMPEG pd lingkungan kemendagri dan Pemerintah Daerah dapat dilihat pd Kepmendagri berikut :
SIMPEG IPDN ketika ini dapat diakses secara lokal pd lingkungan Kampus melalui alamat http://simpeg.ipdn.ac.id. Untuk mengakses data masing-masing pegawai dibutuhkan id dan password. Id dan password dapat diperoleh pd bagian kepegawaian (hub. admin kepegawaian saleh@peg.ipdn.ac.id ).
binapaud.blogspot.com | 05 Juni 2017
Saturday, June 3, 2017
Langkah - Langkah Pengisian Instrumen Pemetaan Mutu Pendidikan PAUD 2017
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Sebelum diberlakukannya bagi Satuan Pendidikan PAUD untuk Pemetaan Mutu Pendidikan PAUD dan Dikmas kami ingin memberikan panduan atau langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memulai input/entry data pada situs Pemetaan Mutu Pendidikan PAUD dan Dikmas. Yaitu sebagai berikut :
1. Buka Situs Link : https://pemetaanmutu.paud-dikmas.kemdikbud.go.id
maka akan tampil seperti ini :
2. Kemudian Login dengan memasukkan nama email dan kata kunci sesuai sama dengan login pada
Dapodik. Kemudian klik "Sign in"
3. Setelah masuk kedalam Aplikasi Pemetaan Mutu Pendidikan PAUD dan Dikmas baru kita mengisi
dan menjawab semua Instrumen yang ada pada aplikasi terdiri dari :
a. Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan
b. Standar Isi
c. Standar Proses
d. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
e. Standar Sarana dan Prasarana
f. Standar Pengelolaan
g. Standar Pembiayaan
h. Standar Penilaian Pendidikan
Untuk lebih memudahkan menjawab setiap instrumen yang ada dalam setiap standar diatas, silahkan download contoh isian intrumen tersebut di bawah ini dengan "GRATIS" di bawah ini :
binapaud.blogspot.com | 03 Juni 2017
Cara dan Tips Mendidik Anak Usia Dini
Anak akan bermain dengan kesenangannya dan dunianya
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Berfokus pada pendidikan anak Anda telah menjadi hal yang lebih penting sekarang daripada sebelumnya. Anda tidak hanya memastikan bahwa anak-anak Anda pergi ke sekolah terbaik tetapi juga memastikan bahwa pendidikan mereka menyediakan mereka dengan segala sesuatu yang mereka butuhkan untuk masa depan.
Banyak orang tua merasa sulit untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka, terutama untuk orang tua yang bekerja. Tapi orang tua harus bersedia berkorban demi kemajuan pendidikan anaknya. Lihatlah beberapa tips berikut ini yang akan membantu Anda memastikan bahwa anak Anda menerima jenis pendidikan yang diajarkan dengan benar.
Baca juga : Peningkatan Mutu Pendidikan PAUD
Pertama, Anda harus memahami kemampuan anak Anda. Anda perlu memahami kemampuan mereka sebelum Anda mulai mengajari mereka sesuatu yang baru. Setiap anak memiliki kebutuhan, kemampuan dan kekuatan yang berbeda. Sangat penting untuk memahami anak Anda sendiri dan tidak membandingkannya dengan anak-anak yang lain. Beberapa anak mungkin memiliki kecepatan belajar yang lebih lambat dibandingkan dengan orang lain dan sebagai orang tua, Anda akan perlu mengidentifikasi itu. Luangkan waktu bersama anak Anda untuk memahami dirinya dan keterampilannya serta menilai seberapa tajam dia dalam memilah hal-hal baru. Anda harus memahami mereka jika Anda benar-benar ingin mereka belajar bisa belajar dengan baik.
Pastikan bahwa lingkungan tempat anak Anda belajar adalah lingkungan belajar yang baik. Lingkungan sangat mempengaruhi kemampuan seorang anak untuk belajar. Anak membutuhkan lingkungan yang memungkinkan dia untuk berkonsentrasi. Bermain dan belajar harus seiring sejalan, sehingga harus ada beberapa kegiatan bermain bersama dan beberapa kegiatan pendidikan.
Pastikan bahwa anak Anda aman. Jangan memarahi mereka jika mereka membuat kesalahan, karena kesalahan adalah langkah pertama untuk memperbaiki kesalahan. Biarkan anak-anak belajar dari kesalahan mereka. Ini membantu mereka belajar progresif dan memperkuat landasan pendidikan mereka. Cobalah untuk menjaga kepentingan mereka dengan membuat proses belajar menyenangkan.
Membantu anak berprestasi dengan meningkatkan kemampuan mereka. Membuat mereka belajar untuk mengharapkan lebih dari apa yang mereka bisa. Dorong mereka untuk menjadi lebih baik tetapi jangan sampai terlalu memaksa mereka. Pikirkan kemampuan anak untuk menjadi lebih baik dan kemudian menetapkan batas yang realistis bagi mereka untuk mencapainya.
Jika Anda benar-benar ingin anak Anda belajar, Anda perlu bersabar. Pikiran anak-anak masih berkembang dan Anda harus memberi mereka waktu. Anda harus konsisten dalam usaha Anda dan harus mengajar mereka bukan untuk kepentingan itu, tapi untuk memastikan bahwa mereka belajar sesuatu. Membangun ikatan positif dengan anak Anda sehingga dia merasa nyaman belajar dengan Anda. Jika Anda terlalu sibuk atau bersikap kasar kepadanya, anak Anda mungkin akan takut kepada Anda. Ini akan menghambat proses belajar dan anak mungkin akan kehilangan minat dalam pendidikannya.
Sebagai orang tua, Anda harus aktif dalam membimbing anak dan memastikan mereka mendapatkan lembaga pendidikan yang tepat. Temukan sekolah terbaik untuk mereka, tapi Anda tetap harus membimbing mereka sepulang dari sekolah dan membantu mereka serta mengajarkan mereka hal-hal baru untuk mereka pahami.
binapaud.blogspot.com | 03 Juni 2017
Friday, June 2, 2017
Cara Pengisian Instrumen Pemetaan Mutu PAUD dan DIKMAS Tahun 2017
Cara Pengisian Instrumen Pemetaan Mutu PAUD dan DIKMAS Tahun 2017
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Instrumen harus diisi dan dientri secara lengkap
- Instrumen harus diisi dan dientry secara lengkap
- Kelengkapan pengisian instrumen offline akan sangat membantu dalam entry secara online ke dalam aplikasi. Selain proses entry menjadi lebih cepat, juga untuk mengantisipasi jika terjadi gangguan pada aplikasi atau jaringan.
- Kelengkapan pengisian instrumen online ke aplikasi sangat mempengaruhi hasil pemetaan mutu PAUD dan Dikmas
- Kolom alasan harus diisi secara lengkap dan diinput/dientry ke aplikasi
- Alasan diisi dengan catatan kondisi di lembaga, yang relevan dengan indikator SNP tersebut
- Alasan yang dientri tersebut akan muncul pada hasil pemetaan mutu sebagai catatan kondisi lembaga, yang merupakan salah satu unsur utama dalam hasil pemetaan mutu
- Catatan kondisi lembaga juga menjadi salah satu dasar dalam penentuan tindak lanjut hasil pemetaan mutu , antara lain supervisi
- Pengisian instrumen untuk standar ptk dan sarana prasarana sesuai dengan isian pada dapodik
- INSTRUMEN PEMETAAN MUTU BUKAN INSTRUMEN AKREDITASI
- Instrumen pemetaan mutu dikembangkan oleh Sekretariat Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kemdikbud
- Instrumen pemetaan mutu mengacu pada instrumen akreditasi dari BAN PAUD dan PNF, karena tujuan kita adalah untuk membina Satuan Pendidikan agar memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Pemenuhan SNP tersebut bermuara pada akreditasi oleh BAN PAUD dan PNF
- Akreditasi menjadi wewenang dari BAN PAUD dan Dikmas
- TUJUAN PEMETAAN MUTU BUKAN UNTUK PENILAIAN, TETAPI PEMETAAN UNTUK PEMBINAAN
- Pengisian instrumen harus sesuai dengan kondisi satuan pendidikan yang sebenarnya, apapun kondisinya.
- Hasil pemetaan akan menjadi dasar bagi pihak terkait terutama Dinas Pendidikan dalam menentukan kebijakan pembinaan terhadap satuan pendidikan tersebut menuju pemenuhan SNP. Jika hasil pemetaan tidak akurat, maka kebijakan yang diambil dalam pembinaan juga tidak tepat , sehingga upaya yang dilakukan menjadi tidak efektif.
- Pengisian yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya akan merugikan, terutama bagi satuan pendidikan sendiri.
binapaud.blogspot.com | 03 Juni 2017
Peningkatan Mutu Pendidikan PAUD
INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Peningkatan mutu pendidikan merupakan sebuah komitmen Pemerintah Republik Indonesia yang diterapkan melalui berbagai peraturan perundangan terkait sistem pendidikan nasional. Salah satu kebijakan yang telah diambil adalah diterbitkannya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Pendidikan Nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian Pendidikan. Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukan evaluasi, akreditasi, dan sertifikasi. Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global.
binapaud.blogspot.com | 03 Juni 2017
Download Contoh SK Sekolah Aman PAUD
Download Contoh SK Sekolah Aman PAUD INFORMASI BINA PAUD DAN GURU | Berdasarkan paparan Aplikasi PAUD Dikmas Tahun 2017, bahwasannya...


























